Archive for the ‘Events’ Category

Event report : Keseruan Workshop Flip in Cribs #1 : Sound FX Film

Posted on:

Pada tanggal 18 Juni 2016, bertempat di Waiwai Studio, Perum Tiara Grand Estate Blok B10 Jl. Kaliurang Km 6.5 Plemburan, Sleman telah berlangsung acara workshop Flip in Cribs #1. Workshop ini merupakan program dari Flip Digital Music Academy yang diselenggarakan setiap bulan. Workshop kali ini mengambil tema “Sound FX Film”

Acara mulai Pukul 16.30 WIB dibuka oleh Moderator Dito Satriawan, dengan menjelaskan sedikit rundown acara dan memperkenalkan pembicara pada workshop Flip in Cribs. Pembicara pada workshop tersebut adalah Jatmiko Kresnatama, dia adalah salah satu Audio Engineer dari Waiwai Studio dan Indovoiceover.com

Selanjutnya memasuki acara workshop, pembicara mulai menjelaskan tentang Sound FX Film, sound FX adalah salah satu elemen dari hierarki suara dalam film, yang bertujuan untuk membangun sebuah film menjadi sebuah kesatuan yang utuh. Dalam Film terdapat 3 elemen suara yaitu suara Dialog, Sound FX, dan scroring/background music. Sound FX merupakan salah satu dari 3 elemen dalam Film yang bertujuan untuk membangun ruang, atau dengan maksud agar para penonton dapat merasakan sensasi dan mood dari karakter, setting tempat secara detail, bahkan pendengar dapat membangun imajinasi dengan suara – suara yang didengarkan.

Ada beberapa Jenis – jenis sound FX Film yang dijelaskan oleh pembicara, seperti suara latar atau sering disebut Ambience/Background dengan contoh seperti suara suasana di dalam ruangan atau di luar ruangan. Efek pergerakan tubuh manusia yang sering disebut Foley seperti suara orang jalan. Efek yang ditimbulkan namun bukan dari pergerakan manusia yang disebut Hard FX seperti suara ledakan, suara benda jatuh. Efek suara yang belom ada pengetahuannya tentang suara tersebut atau belum ada contoh suaranya, namun harus ada suara atau suara itu harus dibuat disebut Design FX seperti suara naga, suara dinosaurus, suara laser gun, dll.

Pembiacara juga sempat menjelaskan cara membuat sound FX  seperti merekam langsung menggunakan alat perekaman yang proper atau dapat dibuat dan didesain sendiri menggunakan synth atau dengan cara hybrid seperti merekam dan dimasukan dalam synth terus diolah ulang dengan synth. Pembiacara juga memberi gambaran cara pembuatan Sound FX Film dari jaman dulu sampai pada jaman saat ini dengan pemutaran video dari youtube. Pembuatan sound FX pada jaman dulu dilakukan secara in-sync dan real time direkam secara langsung. Sedang pada jaman sekarang Sound FX Film dapat dilakukan dengan perekaman multitrack dengan proses editing digital yang lebih mudah dalam sebuah DAW atau dengan menggunakan sound bank (kumpulan suara yang sudah direkam dan dijadikan dalam satu library).

Setelah selesai penjelasan materi Sound FX Film, pembicara memberi sedikit contoh pekerjaan sound FX dengan menampilkan beberapa contoh karyanya. Setelah itu para peserta diberi sebuah materi video untuk mencoba praktek menata sound FX Film secara langsung.

Selanjutnya setelah para peserta selesai melakukan praktek, dari hasil praktek tersebut langsung di review untuk diajadikan bahan diskusi. Diskusi ini sangat seru sekali, terlihat antusiasnya para peserta dengan pertanyan-pertanyaan yang berbobot.

Berikut ini adalah beberapa gambar keseruan workshop Flip in Cribs #1 : Sound FX Film

Flip inCribs #1

 

 

 

 

 

 

Flip inCribs #1

 

 

 

 

 

 

Flip inCribs #1

 

 

 

 

 

 

Flip inCribs #1

 

 

 

 

 

 

Flip inCribs #1

 

 

 

 

 

 

 

 

Event/Trip Report: Game Music Talk #4

Posted on:


gmt4_18mei (1)

Setelah Jogjakarta dan Jakarta sepertinya Event Game Music Talk yang di usung oleh teman-teman Monkey Melody dan Segitiga.Net tidak akan berhenti disitu. Ya seperti sudah dijadwalkan sebelumnya pemberhentian selanjutnya adalah Salatiga, sebuah kota kecil di lereng Gunung Merbabu berudara sejuk yang mempunyai sederetan prestasi di dunia Teknologi Informasi melalui sejumlah akademis & alumnus dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW).

 

P1020418

Episode Game Music Talk #4 ini diadakan dalam rangkaian event DISKOMVISION yaitu event dari Fakultas DKV & Teknologi Informasi pada hari Kamis 21 Mei 2015. Ini merupakan pertama kali bagi saya (penulis) dan Team Waiwai Studio mengunjungi kampus UKSW, jadi kami sangat semangat dan antusias. Kami memulai perjalanan pukul 7 pagi menggunakan mobil, Salatiga dapat ditempuh dalam 3 jam dari Jogjakarta.

P1020419

Photo 21-05-2015 15 20 29

Tanpa banyak halangan kami tiba di kampus UKSW Salatiga dengan disambut udara sejuk dan perpohonan yang rindang mengehias setiap sudut kampus. Kebetulan Om Jasson Prestillano dari UKSW (Dosen DKV) dan Septian Pamungkas dari Monkey Melody telah sampai terlebih dahulu.
20150521_101516

20150521_104722

Sesi pertama yaitu seminar dimulai pada pukul 10:00 dan di ikuti sekitar 25 peserta. Saya mendapat giliran pertama dengan membawakan materi yang tidak jauh berbeda dengan GMT #2 di Jogjakarta yaitu “Sound Role in Game” bahasan utamanya yaitu Sound Design yang meliputi Sound Effect & Voice Over.

Kemudian Septian Pamungkas menyajikan materi “Music Role in Game” lengkap dengan proses pre produksi hingga tips & tricks bagaimana memahami mengenai hal-hal non technical dalam sebuah project.

P1020433
P1020427

Pada saat Lunch Break makan siang kami menyempatkan sebentar untuk mengicipi kuliner khas Salatiga. Kemudian sesi kedua yaitu Workshop di lanjutkan pada pukul 13:00 di Lab Komputer pada sesi ini Om Jasson Prestillano dari UKSW  menjadi Keynote Speaker sekaligus memberikan penjelasan teknis dasar-dasar pembuatan Game Music menggunakan Software Fruity Loops.

Banyak peserta workshop yang sudah familiar dan mahir menggunakan Software FL namun berhubung waktu yang sangat terbatas maka Game Audio Competition akan dilanjutkan menggunakan proses submiting dan judging secara online.

Para peserta bisa submiting karya mereka melalui Youtube dan pengumuman pemenang akan diumumkan secara terbuka serta karya mereka akan dirilis bersama Game.

P1020457
Photo 21-05-2015 15 10 02

Saya mewakili Team Waiwai Studio mengucapkan terima kasih bagi peserta dan semua pihak yang sudah mendukung Game Music Talk #4. Special thanks buat Om Jasson, Pak Martin dan Panitia DISKOMVISION 2015 Muchos Gracias, Hasta Luego!. Last but not least buat Team Monkey Melody dan Segitiga.Net yang make it happen event ini matur nuwun. Semoga Game Audio di Indonesia semakin maju dan dikenal luas.

P1020480

Hello Salatiga! Game Music Talk #4

Posted on:

Game-Music-Talk-Monkey-Melody-700x395

 

 

 

 

 

 

Setelah berjalan sukses di Bandung, Yogyakarta, dan Jakarta, acara Game Music Talk kini akan segera hadir di kota Salatiga. Dalam seri keempatnya ini, Game Music Talk akan terus secara konsisten mensosialisasikan potensi, membangun jejaring, dan berbagi pengetahuan terkait pengembangan aset musik dan sound untuk game.

Game Music Talk adalah sebuah acara talk show dan seminar yang bertujuan untuk mensosialisasikan potensi, membangun jejaring, dan berbagi pengetahuan terkait pengembangan aset musik dan sound untuk game. Acara ini diperuntukkan kepada musisi,game developer, dan pekerja-pekerja kreatif terkait tentang proses pengerjaan sound assetuntuk game. Tema Game Music Talk #4 kali ini adalah”Music in Game”, selain talkshow, kali ini diadakan workshop, serta mini kompetisi.

Acara yang dipersembahkan oleh Monkey Melody di adakan di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga pada tanggal 21 Mei 2015 pukul 10.00-15.00. Akan hadir sebagai pembicara adalah Lintang Enrico (founder waiwai studio/Producer/Sound Designer), Septian Pamungkas (founder Monkey Melody/Game Music Composer) dan Adhitya Wibisana  (founder Entherean Guardian/Game Music Composer).

Susunan acara adalah sebagai berikut:

  • 10.00-12.00: Talk Show
  • 12.00-13.00: Istirahat
  • 13.00-15.00: Workshop dan Kompetisi

Acara ini diperuntukkan kepada para musisi, komposer musik, game developer, pelaku kreatif lain terkait aset musik dan sound untuk game, serta umum.

AUDIOSPA Workshop Report “Sound for Animations – Music, SFX, Ableton, Foley”

Posted on:

Media Release

“Animations atau animasi industry menjadi sangat besar dan mempunyai turunan tidak hanya di film namun dibutuhkan juga di games dan periklanan. Kebutuhan akan sound designer untuk membuat sebuah karya animasi menjadi “hidup” tidak terelakan lagi, Workshop ini coba mengenalkan dasar sound design untuk animasi yang meliputi sound scoring, foley, sound effect dan perangkat lunak yang digunakan” 

Resume

Waiwai Studio, ini merupakan program/event yang jarang kami lakukan beberapa bulan bahkan tahun terakhir. Yang membuat kami akhirnya berpikir harus dan sekarang lah waktu yang tepat adalah karena kami melihat perkembangan teman-teman di Indonesia khususnya di Jogja semakin banyak yang mempunyai minat di Audio Post Production service. Dan yang membuat seru adalah teman-teman ini adalah anak muda yang mempunyai keterbatasan baik pengalaman dan materi namun punya semangat dan energi, kami di Waiwai Studio merasakan banyak kesamaan saat seperti kami memulai studio ini 3 tahun yang lalu.

Kenapa animasi yang dipilih? bukankah industri animasi di Indonesia sendiri masih sangat muda umurnya. Jawabannya adalah karena kami tidak ingin terjebak pada tema workshop teknis yang sudah umum, yang kami yakini Youtube sudah bisa mewakili dan menjadi sumber dari segala informasi. Animasi menjadi awal tema yang baik yang nantinya bisa dilanjutkan dengan Games, Mobile Apps, Market Place, dll.

Ya kami ingin berbagi informasi bagaimana “industri kreatif” Audio Post Production itu sendiri bergerak, element apa saja yang terlibat?, turunannya apa saja?, bagaimana mencapai ke market potensial?, bagaimana bekerja sebagai freelance?, bagaimana menjual audio/music library?, membangun network dengan agency di luar Indonesia?, rantai makanannya? dan lain-lain.

Dengan cuma 15 seat yang disediakan dan ludes dalam 2 hari, dibantu media partner lokal yang baik hati serta memakai eventbrite sebagai booking tiket online, kami sangat positif akan hasil Audiospa #1

Jadi see you in next Audiospa #2..

workshop audiospa hires

Waiwai Studio tour “TRIP AGAR KU TAHU” Teach kids about Jobs, Occupations and Professions

Posted on:

A few months ago waiwaistudio got visited by a small group of children called “Trip Agar Ku Tahu”. The group is initiated by Mrs. Aisyah and other kids parents with the main intention to introduce and teach the kids some other working profession beside the common popular one.

It’s been an unique experience for us both, we explain and give direct experiences to each kids how we usually do everyday things in the studio, from making sound design for animation/films to dubbing, ADR, Foley, etc.

P1020342

 

Intel : Kreasikan Musikmu (Facebook Gamelan App)

Posted on:

Masih ingat dengan project Waiwai Studio yang merekam Gamelan dengan judul : Build Sound Bank / Sound Library : A Sound Sample Documentation Of Gamelan.

Ya, project tersebut sudah dirilis Tgl 17 Oktober 2011 kemarin. Dengan judul “Intel Kreasikan Musikmu” yaitu sebuah aplikasi musik yang mempunyai konsep agar orang dapat bermain-main membuat musik. Aplikasinya sendiri Online dan dapat diakses melalui page Intel Indonesia di Facebook sehingga siapa saja dimana saja dapat memainkannya.

Aplikasi sederhana yaitu menggabungkan instrument gamelan dan beat serta sample vocal. Kita bisa memilih ada 5 sample Beat dan Vocals serta Instrument gamelan yang berjumlah 8 (Bonang, Demung, Kender, Gong, Kenong, Peking, Siter & Slenthem) yang masing-masing dapat dipilih / dimainkan secara bersamaan. Dengan cara menginput dalam kotak-kotak yang sudah disediakan (Baca: Step Sequencer). Kita juga bisa mendengarkan contoh demo yang sudah disediakan. Sebuah aplikasi yang menarik untuk dicoba, dengan menggabungkan konsep tradisional budaya dan budaya urban.

Berikut cara mainnya :

1. Pilih alat musik dari panel INSTRUMENT

2. Isi lingkaran-lingkaran kosong abu-abu dengan suara alat musik di atas

3. Pilih salah satu BEATS

4. Pilih salah satu VOCAL

5. Klik Play untuk mendengarkan kreasi musikmu

6. Klik Clear untuk menghapus dan mengulang dari awal

7. Klik Demo untuk mendengarkan contoh kreasi musik

8. Klik Share untuk memamerkan kreasi musikmu di wall

Intel Kreasikan Musikmu

Intel Kreasikan Musikmu

Build Sound Bank / Sound Library : A Sound Sample Documentation Of Gamelan

Posted on:

Mau berbagi cerita sedikit mengenai project yang sedang Waiwai Studio kerjakan, sebuah project yang spesial. Kenapa spesial? karena selain kita belum pernah melakukannya sebelumnya namun project ini juga mempunyai arti tersendiri bagi saya sebagai orang Jawa. Merekam gamelan, mendokumentasikannya dalam artian membuat Sound Bank atau Sample Library, Yess!!.

Recording Gamelan

Recording Gamelan

After a short preparation dan survey (merepotkan banyak teman-teman untuk mencari gamelan lengkap). Lengkap jenis instrumentnya (Gender, Slenthem, Kenong, Saron, Gambang, Siter, dll) maupun lengkap secara Scale (Slendro & Pelog). Karena tidak memungkinkan untuk membawa semua set peralatan gamelan lengkap ke dalam studio dikarenakan jumlahnya yang sangat banyak dan akan memakan waktu yang lama (deadline). Akhirnya kita menjatuhkan pilihan untuk merekam di sebuah sanggar bernama “Gemblung Gedrug” di desa Grogol, Seyegan-Godean, Sleman-Jogjakarta selama 2 hari di malam hari dengan menghadapi resiko noise dari cicak, tekek, jangkrik, kodok hingga kentongan ronda hehe.

Recording Gamelan

Recording Gamelan

Tidak banyak halangan yang dihadapi saat proses recording namun banyak kendala yang datang justru pada saat Post-Production (Editing) yaitu Noise dan Pitch (tune). Ya, yang disebutkan terakhir tersebut sungguh berat karena Gamelan sebagai instrument tidak mempunyai standart tune seperti yang biasa kita temui pada instrument modern (440). Gamelan mempunyai aturan main tersendiri yaitu Tune dasar atau Root Keys didasarkan pada suara (vocal range) si Empu atau si pembuat. Sehingga beda Empu maka beda pula seteman (tunning) pada gamelan tersebut. Dan Gamelan sebagai instrument baiknya rutin dilakukan penyeteman ulang (Re-Tunning) setiap beberapa tahun sekali dengan cara memakai “Tatah” atau dipukul pada bagian “balik” lempengan perunggu.

Informasi ini kami dapatkan langsung dari si Empu (pemilik & pengasuh sanggar Gemblung Gedrug) saat kami menanyakan perihal akan penggunaan Tuner (Logic Pro).

Recording Gamelan

Recording Gamelan

Jadi kami perlu melakukan sedikit “Re-Tunning” untuk membetulkan / merapihkan note yang “goyang” (kurang / kelebihan cent-kalian yang terbiasa menggunakan Melodyne / Autotune akan paham maksud saya) terutama pada note rendah dan note tinggi. And for the Maximal result, we are sample each note, yes every single note, Not just The Root Keys Zone.

Recording Gamelan

Recording Gamelan

Project merekam dan membuat Sound Bank / Sample Library serta sebagai bentuk pendokumentasian Instrument tradisional ini jujur membuat saya ketagihan dan sadar bahwa betapa kaya potensi budaya yang kita miliki. Dan belum kita maksimalkan, masih banyak Instrument tradisional dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia yang bersuara indah dan belum “terdokumentasikan” dalam bentuk Sound Sample. Jujur sangat malu saat saya menemukan Sound Bank Balinnese Gamelan berbentuk Native Instrument Kontakt yang pastinya dibuat oleh bukan orang Indonesia. Setidaknya kita bisa memberikan “sesuatu” dalam bidang kita masing-masing.

Akhir kata, hasil rekaman pada project ini akan dapat kalian dengarkan sekitar bulan Oktober.

Event Report : Masterclass #1

Posted on:

Holla, karena beberapa kesibukan dan hal lainnya, baru sekarang saya sempat memilih foto dan upload serta membuat beberapa catatan atau report event workshop Masterclass #1 yang dilaksanakan bulan Agustus 2011 (bertepatan dengan bulan puasa).

Workshop Masterclass #1

Workshop Masterclass #1

Oke berikut detail eventnya, untuk antusias peserta menurut saya sangat baik mengingat kapasitas ruangan HONFablab dan fasilitas meja dan kursi yang dibatasi hanya untuk 25 orang. Semua terisi penuh oleh teman-teman yang sudah mendaftar lewat sms kepada saya sebelumnya, sehingga H-5 saya harus menolak beberapa teman lainnya yang juga ingin mendaftar. Padahal promosi event hanya dilakukan menggunakan social media melalui akun Twitter @soundboutiquex dan FB group Soundboutique.

Workshop Masterclass #1

Workshop Masterclass #1

 Kemudian semua peserta workshop memenuhi permintaan teman-teman Soundboutique sebagai penyelenggara agar membawa laptop dan headphone agar dapat langsung ikut berinteraksi dan mencoba mempraktekan materi yang diberikan speakers. Walau acara mengalami kemunduran kurang lebih 30 menit dari yang dijadwalkan akibat kendala teknis namun secara keseluruhan semua berlangsung lancar.

Workshop Masterclass #1

Workshop Masterclass #1

Seperti yang disebutkan pada publikasi, bahwa workshop akan dibuka oleh performance DJ Nio yang baru berumur 11 tahun. Oh ya F.Y.I beberapa hari sebelum hari H si Nio sempat mengundurkan diri karena besoknya ada ujian / ulangan di sekolahnya SD Carita, namun setelah berbincang dengan Papa Nio akhirnya tetap diijinkan karena workshop yang berlangsung sore hari tidak sampai malam 😀

Workshop Masterclass #1

Workshop Masterclass #1

Dan sekali lagi terimakasih bagi semua pihak yang telah membantu acara ini dapat berjalan dengan baik. Muchos Gracias! HONFablab (Venue), Waiwai Studio (Jimmny Transportrasi), MANUSKR}PT (Disain Publikasi yang ciamik), Mbak Mitha & Mbak Iid & Mas Kokoocir (Menu Takjil buka puasa yang yahuud) dan teman-teman lainnya.

Jadi untuk teman-teman yang berada di Jogja dan sekitarnya yang belum hadir pada workshop kali ini jangan khawatir, We See Ya’ll The Next Masterclass #2!!